MJM-20

1740 Words

"Bagaimana Elya bisa jatuh dari tangga, Ey?" tanyanya sedikit meninggikan suara. Ia menatap tajam ke arah wanita yang notabenenya adalah ibu Elya. Anak perempuan sahabatnya yang sangat disayanginya. Erland, pria itu menginginkan anak perempuan. Namun, lagi-lagi, istrinya melahirkan anak laki-laki. "Dia lari menuruni tangga, Erland. Aku sudah sering menegurnya, tapi dia sama sekali tak mendengarkanku," jelas Eyla seraya mengelap jejak air mata di pipinya. Erland menghela napas panjang. "Baiklah, aku akan pulang. Sebentar lagi, Erren dan Elang akan ke sini." Rasa belas kasih yang dimilikinya terlalu besar. Erland tak tega membiarkan sahabatnya membesarkan Elya seorang diri. Eyla tak memiliki keluarga. Dia hidup sebatang kara dan tak diakui oleh keluarga mantan suaminya. Setiap kali wan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD