Bab 75

1114 Words

Nayaka menggandeng Alinka, membantunya menemukan jalan dalam keadaan gelap. Saat ini mereka sedang memasuki studio yang sedang menampilkan trailer film lain sebelum film yang mereka tonton dimulai. Tangan Alinka menggenggam tangan Nayaka dengan erat karena ia takut terjatuh karena tersandung anak tangga. “Sini,” kata Nayaka mengarahkan Alinka untuk berbelok ke deretan bangku atas dengan posisi di tengah-tengah. Setelah menemukan kursinya, Alinka dan Nayaka langsung duduk bersebelahan. Dari posisinya duduk, Alinka dapat melihat beberapa orang tersebar jauh di bangku bagian agak bawah. Sedangkan bangku-bangku di sekitarnya masih tampak kosong. “Semoga depan, belakang serta samping-samping kita nggak rese,” bisik Alinka mendekatkan wajahnya ke arah Nayaka. “Nggak akan ada yang rese,”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD