Bab15

1057 Words

Hujan turun lebih deras dari biasanya sore itu, membasahi jalanan dan menebarkan aroma khas tanah basah yang memeluk udara. Di dalam rumah kecil mereka, Violet sedang duduk di ruang tamu dengan secangkir teh hangat. Tangannya mengusap lembut perut yang mulai membesar, menandai bulan keenam kehamilannya. Alvaro tertidur di kamarnya setelah seharian bermain, sementara Andreas belum pulang dari kantor. Kehidupan mereka mulai menemukan ritmenya sendiri. Tak lagi sempurna, tapi lebih damai. Namun seperti air tenang yang menyimpan arus bawah, Violet tahu bahwa tidak semua hal bisa ditebak atau dikendalikan. Kehamilannya kali ini berjalan normal, tetapi usia dan tekanan emosional yang dia alami selama beberapa bulan terakhir tetap membuatnya waspada. Beberapa hari kemudian, saat pemeriksaan rut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD