Hujan pertama setelah musim dingin turun perlahan—tidak deras, tapi cukup untuk membuat aroma tanah naik dari halaman depan. Di teras rumah, Violet sedang menjemur jaket-jaket tebal yang mulai jarang terpakai. Ia menatap langit kelabu dan merasakan hawa lembap di udara. Di dalam rumah, suara tawa anak-anak terdengar samar, bercampur dengan alunan lagu dari radio dapur. Sudah beberapa minggu berlalu sejak reuni keluarga Nadine. Waktu berlalu tanpa kehebohan besar, tapi juga tidak benar-benar tenang. Ada sesuatu yang menggantung di udara — bukan pertengkaran, melainkan ketenangan yang terasa agak berat, seperti langit mendung yang menunggu waktu untuk menumpahkan hujan. Nadine lebih sering termenung belakangan ini. Ia duduk lama di ruang tamu sambil memandangi tanaman yang ia rawat di pot

