Stress Berat

2315 Words

Pita: Stress Berat Rajendra bukan adek, lo. Kalimat terakhir Aree nggak berhenti mengganggu gue. Antara percaya sama nggak, tapi nyatanya Rajendra emang bukan adek, gue. Dia anak orang lain yang hilang-entah ditemuin Mama atau malah Mama yang menculik Rajendra supaya bisa dapat uang. Ingat, nggak, semalam Mama pulang membawa banyak barang belanjaan dari Brand ternama. Siapa tahu kalau itu semua Mama dapatkan dari orangtua Rajendra. Bisa aja, kan? Untuk sekadar marah atau teriak, rasanya gue udah nggak punya tenaga lagi. Pikiran dan perasaan gue seolah diperas karena kelakuan Mama yang nggak ada habisnya memberi gue kejutan. Kemarin membawa Rajendra, mengklaim bocah cowok itu sebagai adek, gue. Terus, tahu-tahu sekarang muncul sebuah brosur yang menyebutkan bahwa Rajendra anak orang h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD