Bab 58: Cemburu itu Menyenangkan

1862 Words

Khafi menghentikan tawa begitu menyadari pandangan Arisha padanya. Dia tidak bermaksud menertawakan sang istri yang cemburu. Lagi pula, apa yang dipikirkan Arisha sampai memikirkan hal konyol seperti itu. Mana mungkin dia memperhatikan para karyawan selayaknya seorang wanita. Memangnya dia pria macam apa. Dalam hal pekerjaan, Khafi sangat profesional. Secantik apa pun pegawai atau mitranya, dia tidak pernah tertarik. Dia hanya mementingkan kerja sama yang mereka jalankan. Sekali pun tidak pernah memikirkan hal lain yang berhubungan dengan perasaan. Satu-satunya wanita yang menarik perhatian hanya Arisha. “Kamu tidak pernah mendengar reputasiku sebagai seorang pria?” “Apa? Aku bahkan tidak mengenal Mas dengan baik.” “Kalau begitu bertanyalah. Aku akan menjawab semua pertanyaan yang kamu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD