"Abang!" Ray memanggil sembari membuka pintu ruang kepala sekolah. Didapatinya Faris yang tengah tertidur, Sean yang sedang makan dan Bagas yang tersenyum menyambutnya. "Abang pasti capek, jangan diganggu ya." Ucap Bagas membuat Ray mengangguk mengurungkan niatnya untuk mengajak Faris makan bersama di kantin. "Bang Ayis lagi tidur," ucap Ray setelah menutup pintu pada Azka yang berdiri didekatnya. "Kita makan yuk? Gue lapar nih," ucap Ray melangkah lebih dulu namun Azka menahan tangannya. "Tunggu gue di rooftop," ucap Azka kemudian pergi menuju kantin. "Aneh banget," kekeh Ray melangkah menuju tangga hingga tiba di rooftop. Tak lama kemudian, Azka datang membawa makanan dan tentu saja es jeruk kesukaan Ray. "Makan," titah Azka menyerahkan nasi goreng yang terbungkus lengkap deng

