Ray turun dari taksi setelah ia memutuskan untuk pulang lebih awal. Gadis itu melangkah menuju pagar rumahnya dengan ekspresi murung. "Hai, Raysa Elyana Samudera!" Ray terdiam menatap seorang pemuda yang merentangkan tangan padanya. "Rio!" Ray berlari langsung memeluk Rio hingga membuat Rio hampir saja terjungkal kebelakang. "Hahaha..." Rio tertawa melepas pelukan gadis itu. "Ternyata benar ini alamat kalian," ucap Rio kembali melihat ponselnya. "Yaudah! Ayo masuk!" ajak Ray memencet bel dan pagar pun dibuka oleh satpam. "Pak Ibnu, ini Rio. Teman Ray dari Jakarta." Ucap Ray memperkenalkan Rio pada satpam barunya bernama Pak Ibnu. "Baik, non. Ajak temannya masuk," ucap Pak Ibnu. Ray pun memasuki rumah dengan Rio yang mengiringinya hingga mereka duduk di sofa ruang tamu. "Ya ampun

