23

1050 Words

Hari mulai gelap, Ray terbangun menatap keadaan sekitar. Dimana ia sekarang, ah benar. Kejadian tak terduga yang ia alami hari ini. Ray bangkit, membenarkan seragam sekolahnya lalu melangkah menuju pintu. "Udah sepi ya?" tanya Ray menatap keadaan rumah, hanya tinggal beberapa orang. Dimana teman- temannya, dan dimana Alif dan juga Azka. "Dik, mari makan?" ajak seorang wanita menuntun Ray menuju dapur. "Mama!!" Alif, anak kecil itu merentangkan tangan pada Ray hingga membuat semua terkejut mengetahui Alif memanggil Ray dengan sebutan mama. "Sini," ucap Ray lembut menggendong Alif dengan senyum tulus. Sedari tadi, Azka tak mengedipkan matanya pada gadis itu. Gilang sudah pulang bersama Adrian, menyisakan Azka, Dalila, Rio, Kay dan juga May. "Ray, makan dulu," ucap Rio meminta Ray untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD