28

1058 Words

Ray membasuh wajahnya yang sudah memerah setelah melakukan hal yang sangat senonoh pada Azka di ruang musik tadi. "Raysa... jangan gila!" tunjuk Ray pada pantulan wajahnya dicermin. "Ekhem!" Nadya masuk ke toilet berdiri disamping Ray yang nampak biasa saja dengan kedatangan gadis itu. "Ray," panggil Nayda sembari memakai lipstik pada bibirnya. "Hubungan lo sama Azka gimana?" tanya Nadya langsung ke inti. "Hah? Gue nggak ada hubungan apapun sama dia," elak Ray menatap Nadya. "Bagus deh," girang Nadya. "Gue suka sama dia, tolong jangan nunjukin diri lo waktu Azka lagi sama gue, ya!" ucap Nadya membenarkan tatanan rambut Ray. "Hah..." Ray melongo setelah Nadya meninggalkannya. "Ck! Dia pikir, cowok di dunia ini cuman Azka?!" tanya Ray kesal kembali membasuh wajahnya sambil membasahi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD