29

1288 Words

"Bunda!" Dalila terkejut saat Ray turun dari mobil disusul Azka yang datang menggunakan motornya. "Raysa!" panggil Dalila setelah mendekap gadis itu. "Bunda kangen banget sama kamu," ucap Dalila jujur. "Ray juga," balas Ray pada pelukan Dalila. Azka turun dari motornya menatap Gilang yang berada di balkon kamar. Gilang nampak tersenyum dan dengan segera turun ke lantai satu. "Kamu mau makan sayang?" tawar Dalila mengajak Ray masuk kerumah. Mereka berpapasan dengan Gilang yang menuruni tangga. "Sore, Raysa!" sapa Gilang hangat. "Iya, kak." Raysa menjawab menggenggam tangan Dalila. "Gilang," tegur Dalila meminta Gilang untuk tidak menunjukkan diri. "Gilang juga lapar nih, makan bareng yuk?" ajak Gilang namun Azka menarik tangannya keluar rumah. "Pergi lo, main skate sana!" usir A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD