Acara di kediaman oma Hasti siang itu begitu dipenuhi dengan gelak canda tawa, keluarga besar tersebut bercengkrama dan bercanda tawa, mereka juga makan siang bersama dengan diselingi obrolan hangatnya. Namun tidak dengan Icha perempuan itu hanya diam dengan wajah ditekuk sambil menatap Bintang dan Tari. "Oh ya Tar, biasanya Luna loh yang duduk di tempat itu. Kangen deh gue sama Luna" celetuk Icha. "Icha" tegur Kania seraya menatap tajam adik sepupunya tersebut. "Loh kenapa?" ucap Icha tanpa rasa bersalah. "Gak sopan banget sih lo, lo sama aja gak menghargai keberadaan Tari di sini" omel Dessy. "Gapapa, mungkin Icha memang benar-benar merindukan Luna" ucap Tari dengan senyum manisnya. "Dan gak sepantasnya lo ada di sini di tengah-tengah keluarga besar gue" ucap Icha seraya menatap

