Icha duduk bersama Luna di sebuah cafe keduanya bertemu tanpa sengaja lalu memutuskan untuk makan siang bersama. Mereka membicarakan banyak hal tentang kegiatannya masing-masing dan tentu juga membicarakan Bintang. "Jadi kemaren acara keluarga di rumah oma Hasti?" tanya Luna. "Ya... tapi gak seru" sahut Icha. "Kenapa gak seru? biasanya rame kalau lagi ngumpul di keluarga lo" ucap Luna. "Ya dulu memang rame, tapi semenjak masuknya perempuan itu ke keluarga besar gue semua jadi runyam, kacau. Dia ternyata penjilat banget" ucap Icha. "Maksud lo Tari?" tanya Luna. "Ya siapa lagi kalau bukan dia, sahabat lo itu" ucap Icha. "Dih sorry ya gue gak punya sahabat macam begitu" omel Luna. "Eh sudah bukan ya" tawa Icha. Luna kemudian menghentikan makannya ia menatap Icha sebentar. "Bintang a

