Aku memeluk lenganku sendiri sementara mataku terarah ke pemandangan indah di bagian luar restoran. Paolo benar, sungai Trebbia terlihat begitu indah dari sini. ‘Biarkan aku tahu, apa yang telah terjadi padamu. Agar aku bisa merawatmu dengan benar di masa depan.’ Suara pria itu yang berat dan serak menyeruak masuk di kepalaku hingga aku dapat mendengarnya berbisik dengan nada usilnya. Bibirku tak bisa menahan senyuman lembutnya saat berbagai ekspresi wajah Zeus tampil di ingatanku. Wajahnya seakan tercermin dari Trebbia yang lebar cantik dan menghipnotis. Terlihat mengalir perlahan dan begitu cantik di bawah sinar bulan memerah malam ini. Kecantikan yang menelan semua rahasia yang pernah ia saksikan dan takkan membicarakannya pada siapa pun. Seharusnya aku mengalir seperti itu. Berhenti

