Chapter 28

3153 Words

“Gah! Aku tidak bisa berkonsentrasi!” Akhirnya menyerah juga setelah aku mengulang membaca halaman yang sama selama beberapa kali namun sama sekali tidak mengerti maksud dari tulisan-tulisan itu. Novel misteri milik Vincentio ini bagus. Sangat bagus. Tentu saja, Vinceno memiliki kekasih yang mendalami ilmu sastra di Cambridge. Buku-buku milik Vincentio adalah hadiah-hadiah kecil dari kekasihnya itu. Kembali ke novel ini, karakter utamanya, Father Brown, seorang pendeta Katolik yang—seperti tokoh utama di cerita-cerita detektif pada umumnya, akan selalu berada di sekitar kasus-kasus pembunuhan. Pandangan cerdik nan tulus dari seorang pendeta menilai kasus-kasus kejam yang dilakukan oleh manusia pendosa, awalnya cukup membuatku tertarik. Aku bahkan sudah selesai membaca salah satu dari buku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD