Extraordinary Plan

1637 Words

Happy Reading . . . *** Ravena melangkah memasuki ruangan milik Sebastian, dimana pria itu sedang menikmati sebatang rokok di tangannya sambil memandang fokus pada ponsel di tangan yang satunya. "Bisakah aku langsung membunuh mereka semua saat ini juga?" Ucap Ravena yang membuat Sebastian langsung mengalihkan pandangan kepada wanita itu yang kini sudah memposisikan dirinya di pangkuan sang suami. "Ada apa dengan Sugarboo milikku ini? Tidak biasanya saat datang kepadaku kau marah-marah seperti ini." "Aku sangat kesal dengan pria itu. Terutama kepada jalang yang sangat ingin aku ledakkan kepalanya saat ini juga." "Hei, tarik nafasmu." Ravena pun langsung mengikuti perintah sang suami dan bertujuan agar dirinya bisa merasa sedikit tenang atas emosinya yang saat ini sedang cukup

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD