Happy Reading . . . *** Venezio membuka pintu Penthouse sambil membawa beberapa tas belanja berisi gaun dari salah satu butik ternama. Ia melangkahkan kaki menuju ruang tengah saat suara televisi menyambut pendengarannya. "Kenapa seharian ini kau tidak menghubungi saya? Biasanya ponsel saya tidak pernah tenang karena selalu mendapatkan panggilan masuk darimu, sebelum sampai saya mengangkatnya?" Tanya Venezio setelah melihat keberadaan Ravena yang sedang menidurkan diri di atas sofa dan menonton televisi. "Aku tidak ingin mengganggumu," balas wanita itu tanpa mengalihkan pandangan dari televisi. "Bukankah itu pekerjaanmu? Jika tidak seperti itu kau tidak bekerja, bukan?" Ucap Venezio yang tertawa namun hanya dibalas dengan keheningan oleh wanita itu. Venezio langsung menghentika

