Happy Reading . . . *** Ravena membuka mata sesaat setelah ia mendengar suara teriakan kesakitan seperti yang dikeluarkan oleh Venezio. Sinar matahari yang masuk menembus jendela kamar langsung menyambut penglihatannya. Setelah menyingkap selimut yang menutupi tubuhnya, wanita itu beranjak dari ranjang untuk memakai pakaiannya. Lalu, ia pun keluar kamar dan melangkah menuju asal suara yang ia dengar. "Zee..." panggil Ravena yang membuat Venezio langsung menengok ke asal suara. "Hei, apa yang terjadi?" Sambungnya sambil menghampiri pria itu yang sedang duduk di kursi meja makan dan berusaha untuk mengeluarkan peluru yang berada di lengan. "Hanya luka kecil saja." "Kau terkena tembakan peluru?" "Sial! Saya tidak bisa menjangkaunya," teriak Venezio dengan kesal karena rasa sakit y

