One Step Closer

2263 Words

Happy Reading . . . *** Botol air mineral yang baru dibuka dan hendak diminum itu langsung dihentikan oleh suara bel yang berbunyi. Ravena menutup kembali botol air tersebut dan menaruhnya di atas meja makan, lalu ia melangkah menuju pintu Penthouse untuk membukakannya. Keterkejutan langsung menyapa wanita itu setelah ia melihat kedatangan seseorang yang tidak ia duga akan mendatangi Penthouse itu. Namun dengan cepat Ravena menghilangkan keterkejutannya tersebut dan digantikan dengan sebuah senyuman yang terbit di wajah. "Hai, apakah benar ini kediaman milik Venezio?" "Ya." "Apakah Venezio-nya sedang ada di dalam?" "Dia baru saja keluar untuk membeli makan siang. Anda siapa?" "Bolehkah saya masuk?" "Hm... saya tidak bisa membiarkan orang lain masuk ke dalam. Apalagi Penthou

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD