Akad nikah yang terhenti

1368 Words

Setelah mobil Aksha menghilang dari pandangan, suasana di rumah Pakde Ahmad kembali ke ritme rutinitas masing-masing. Kirana, yang meskipun masih merasa sedikit lemas setelah "kejadian" tadi pagi, tetap profesional. Ia bersiap untuk menjalankan kewajibannya sebagai dosen. Kirana keluar dengan pakaian formal yang rapi namun tetap elegan. Cakra sudah menunggu di depan mobil, tampak sigap menjalankan amanah dari bosnya. "Mari, Mbak Kirana. Saya antar sampai ke kampus," ucap Cakra sambil membukakan pintu. Sebenarnya, Kirana merasa bisa berangkat sendiri, namun ia ingat betapa protektifnya Aksha. Ia pun hanya menurut saja demi ketenangan hati suaminya yang kini sedang terbang menuju Jakarta. Sesampainya di gerbang kampus, Kirana turun dan tersenyum ramah. "Terima kasih ya, Cakra. Nanti kala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD