25. Stop me or I won't stop

1259 Words

Pagi-pagi sekali, kami kembali dari perkemahan. Matt tentu saja mengantarkanku ke rumah. Langit cerah mulai berubah warna menjadi orange. Matt baru saja pergi dari rumahku setelah makan malam.   Saat itu, aku hanya duduk di kamar dengan pikiran kacau.   Lamunanku buyar saat mendapati ponselku berdering. Ethan menelpon. Aku mengangkatnya setelah dering ke tiga.   "Hey..."   Dia diam memberi jeda, "Boleh aku masuk?"   "Ya."   Pintu kamarku tiba-tiba terbuka. Memperlihatkan Ethan dengan satu tangannya menempelkan ponsel ke telinga. Ia berjalan masuk. Wajahnya tampak kacau.   "Hey..." aku merentangkan tanganku di hadapannya. Aku ingin memeluk priaku.   Ethan tersenyum tipis sebelum menjatuhkan dirinya padaku. Kepalanya menempel di dadaku. Aku memeluknya erat. Memainkan rambutny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD