Pagi-pagi aku terbangun di dalam pelukan Matt. Sudah seminggu lebih, wajahnya menjadi hal pertama yang kulihat ketika bangun tidur. Senang, tapi ada yang terasa ganjal. Saat ini, entah kenapa, aku ingin Ethan yang berada di posisi Matt. Mungkin karena semalam. Aku beringsut turun dari ranjang, perlahan. Tidak ingin membuat suara yang dapat membangunkan Matt. Setelah membersihkan diri, aku keluar kamar. Hal pertaman yang kulihat adalah Liam dan Teresa yang sedang make out di salah satu sofa depan tv. Menyadari kehadiranku, mereka langsung menjauhkan diri. Aku tersenyum geli pada mereka yang di balas dengan senyum malu-malu dari Teresa. Aku berjalan menuju kulkas. Ada sekotak penuh s**u vanila yang membuat senyumku mengembang. Segera kutuangkan ke dalam dua gelas penuh. A

