23. Camping

1222 Words

Tidak terasa, hari itu datang juga. Hari dimana aku akan berkemah dengan senior-senior paling dipuja di kampusku. Awalnya aku memang merasa bahwa berkemah itu menyeramkan dan berbahaya, tapi untungnya Matt selalu meyakinkanku. Malam sebelum kami berkemah, aku tidak tidur di apartemen, melaikan di rumah pribadiku. Matt akan menjemputku pagi-pagi sekali, jadi itu akan menghemat waktuku daripada jika aku tidur di apartemen bersama Ethan.   Orang tua-ku sampai sekarang masih di luar kota mengurus perusahaan, entah kapan mereka akan pulang. Terakhir aku berhubungan dengan mereka beberapa minggu yang lalu lewat telpon. Itupun hanya sebentar. Ibu dan ayah sepertinya sedang sibuk-sibuknya membangkitkan perusahaan yang nyaris bangkrut.   Pagi itu, matahari masih di ufuk timur tapi Matt dan aud

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD