Suatu hari, Maya mendapat telepon dari Alex yang terdengar sangat cemas dan khawatir. Alex mengajak Maya untuk bertemu di kafe dekat kampus pada sore hari itu.
Setelah Maya tiba di kafe, Alex mulai menceritakan tentang rahasia besar yang dia simpan selama ini. Alex mengungkapkan bahwa dia sebenarnya bukan seorang mahasiswa pindahan dari luar kota, melainkan seorang mantan narapidana.
Maya sangat terkejut mendengar pengakuan tersebut, namun dia tidak marah atau kecewa pada Alex. Sebaliknya, Maya memberikan dukungan dan semangat pada Alex. Dia meminta Alex untuk terus berjuang dan tidak menyerah pada masa lalunya.
Maya juga mengajak Alex untuk bergabung dalam komunitas menulis yang biasa dia ikuti. Maya yakin bahwa dengan bergabung di komunitas tersebut, Alex bisa menemukan bakat menulisnya dan melupakan masa lalunya yang kelam.
Setelah menceritakan rahasianya, Alex merasa lega dan bersyukur memiliki sahabat sebaik Maya. Dia merasa terbuka dan tidak lagi merasa sendiri dalam menghadapi masalah masa lalunya.
Kedekatan Maya dan Alex semakin bertambah setelah Alex membuka rahasianya. Mereka semakin sering bertemu dan membicarakan berbagai hal. Maya mulai merasa semakin dekat dan yakin untuk mengungkapkan perasaannya pada Alex.
Suatu hari, Maya mendapat telepon dari Alex yang terdengar sangat cemas dan khawatir. Alex mengajak Maya untuk bertemu di kafe dekat kampus pada sore hari itu.
Setelah Maya tiba di kafe, Alex mulai menceritakan tentang rahasia besar yang dia simpan selama ini. Alex mengungkapkan bahwa dia sebenarnya bukan seorang mahasiswa pindahan dari luar kota, melainkan seorang mantan narapidana.
Maya sangat terkejut mendengar pengakuan tersebut, namun dia tidak marah atau kecewa pada Alex. Sebaliknya, Maya memberikan dukungan dan semangat pada Alex. Dia meminta Alex untuk terus berjuang dan tidak menyerah pada masa lalunya.
Maya juga mengajak Alex untuk bergabung dalam komunitas menulis yang biasa dia ikuti. Maya yakin bahwa dengan bergabung di komunitas tersebut, Alex bisa menemukan bakat menulisnya dan melupakan masa lalunya yang kelam.
Setelah menceritakan rahasianya, Alex merasa lega dan bersyukur memiliki sahabat sebaik Maya. Dia merasa terbuka dan tidak lagi merasa sendiri dalam menghadapi masalah masa lalunya.
Kedekatan Maya dan Alex semakin bertambah setelah Alex membuka rahasianya. Mereka semakin sering bertemu dan membicarakan berbagai hal. Maya mulai merasa semakin dekat dan yakin untuk mengungkapkan perasaannya pada Alex.