Bab 20: Seorang Perampok

1850 Words

Seketika saat suara tersebut terdengar, ekspresi ketiga orang yang berada di dalam rumah tersebut berubah. Carol masih melakukan operasi, sedangkan Harald nampak menggigit giginya menahan sakit, ia sama sekali tidak bisa beranjak dari tempatnya berbaring. Satu-satunya yang masih bisa diandalkan untuk bertarung adalah kekuatan si gadis bertelinga kucing itu. Gadis itu menggigit bibirnya, lalu menatap ke arah Carol, “Kau lanjutkan saja operasinya, jangan khawatir, akan kubereskan musuh itu.” Setelah berbicara demikian, ia kemudian keluar sambil membawa pedang. Carol pun menajamkan telinganya, berusaha mendengarkan apa yang sedang terjadi di luar. Namun, yang ia dengar hanyalah suara angin yang tiba-tiba menjadi kencang dan menderu dengan cepat. “Tina, kau tidak mungkin bisa mengalahkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD