23. Menyelesaikan

1698 Words

Komen>vote ⚠️⚠️⚠️ WARNING! PART INI MENGANDUNG MATURE CONTENT. BAGI YANG MERASA TIDAK NYAMAN BOLEH LANGSUNG SKIP BAGIAN ITU. *** Naya menghela nafas pelan sebelum mengangguk. "Makasih tawarannya, tapi nggak usah." Naya maju beberapa langkah, mengambil cangkirnya, lantas segera pergi dari dapur. Dean hanya bisa terdiam melihat kepergian Naya. *** Flashback... Dimas menatap kosong gelas di tangannya. Kopi yang ia buat setengah jam yang lalu telah dingin, namun belum ia minum sama sekali. Entah kenapa tiba-tiba rasa haus yang ia rasakan menguap begitu saja. Suara pintu terbuka mau tak mau membuatnya menoleh. Nadira masuk dan langsung melangkah ke meja makan. Dari penampilannya, Nadira terlihat sangat lelah. Tentu saja. Siapa yang tidak lelah menjalani pernikahan seperti ini? Ket

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD