19. Jangan Ikut Campur!

1712 Words

Naya mengerutkan dahi. Udara masih dingin dan ayam belum berkokok. Ini masih malam, tapi kenapa dia terbangun? Getaran di tempat tidurnya membuat Naya mau tak mau membuka mata. Naya terduduk, terdiam menyaksikan ranjangnya yang tak lagi bergetar, namun berguncang. Dengan panik Naya segera turun dari ranjang. Awalnya Naya pikir ranjangnya terlalu rapuh hingga hendak roboh, namun benda-benda lain di kamarnya juga bergerak. "Nay gempa, Nay!" Suara Dian terdengar dari luar kamar. Naya segera keluar ketika pintu kamarnya berkali-kali diketuk. Dian segera menarik tangan Naya keluar. Semua penghuni kost telah keluar, juga tetangga-tetangga di sekitar mereka. Jalanan di depan kost ramai, mereka tak berani mendekati bangunan. Naya berdiri di dekat Sania dan Dian. Matanya menerawang ke keadaan s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD