14. Bernyanyi

1687 Words

KOMEN>VOTE TAPI VOTE BIKIN AKU SENANG SAYANG. *** Lelaki itu bersandar di dinding dengan salah satu kakinya ditekuk. Nafasnya beraturan ketika asap perlahan keluar dari mulut dan hidungnya. Tangannya yang memegang batang nikotin sesekali terangkat, begitu seterusnya. "Baru sembuh udah ngerokok." Suara seseorang yang tiba-tiba membuat Dean terkejut. Dia menoleh dan mendapati Naya sedang menatapnya sinis. Dengan segera dia menjatuhkan batang rokok, lalu menginjaknya hingga bara di ujungnya mati. "Demam berdarah bukan kanker paru-paru." Naya berdecih, ia lalu mulai menjemur pakaian yang ia bawa dari dalam. "Kalau diterusin juga bisa aja kan kena kanker paru-paru," ujar Naya dengan suara sedikit terengah. "Maaf." Naya tak merespons, tangannya masih sibuk menata pakaian setengah ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD