part 2

1224 Words
" sayang ,, sayang" tau gak kalau Iis ada hutang sama rentenir? suami ku bukan nya menjawab? melah menatap ku degan tatapan mengintimidasi,, sayang tau? sekali lagi aku bertanya? pada suami yang baru 2 bulan setengah menjadi suamiku,,. ya" aku tau kenapa yank? tadi ada orang kesini cari Iis,, yang mencari bahkan lebih dari satu yank" huufffffdddd haaaaaa..""" terdengar helaan nafas suamiku,, aku" juga gak tau yank" dia berhutang pada berapa orang"! memang setiap hari banyak yang mencari Adik perempuan ku itu,, yank" aku takut! jika nanti aku di rumah sendiri terus aku kenapa-kenapa gimana? rasanya jatung ini seperti maraton,, saat ada yang mencari Iis"! aku takut jika nanti akan terjadi sesuatu pada ku. yank,,,.. jika kamu tidak membuka kan pintu itu juga tidak akan terkena masalah, , tapi " yank! hari-hari ku terganggu " yank,, bahkan aku tidak bisa beristirahat dengan tenang "yank.. tenang ya nanti aku bicarakan pada , Iis" iya, " yank. kamu tau kan yank? aku lagi hamil, jadi aku tidak boleh setres? ya" tentu aku tau itu,, mangkanya nanti akan aku bicarakan pada , Iis" " sayang....!!! iya" sayang ada apa? aku pengen makan tahu gejrot" rengek ku sambil memeluk lengannya,. ya" udah hayuk,, tapi bentar ya"! aku telvon Sukma kalau gak Anto" aku mengangguk tanda mengerti. Hallo... di mana kamu suk? ada di rumah" kenapa gitu? pinjem motor ya? rabi pengen tahu gejrot,,. udah biar kita aja yang beliin kib" bener ya" kamu yang beliin? aih kaya loe baru kenal kita aja sirak.. ya" udah aku tunggu di rumah. Tttuuuuutttttt... Gimana yank? di pinjemin gak? kata Sukma mau di beliin dia,, ha" kak sukma yang beli, " iya sayang"! baik kali kak " Sukma ", yank.. ya" kan ini juga ponakan dia " sayang.. Alhamdulillah,,.. ya " yank, kita di keliling orang baik,, kita tidak punya apa-apa banyak tangan yang membatu.. aku sangat bersyukur,, bahwa suami ku mempunyai sahabat yang saling melindungi dan saling membatu. bahkan kita sering merepotkan mereka,, kadang aku merasa tak enak hati pada Meraka" namun apa lah daya,, aku hanya bisa berdoa dalam hati? semoga mereka semua selalu di beri kesehatan, " panjang umur , dan di berikan jodoh yang baik. orang tua suami ku sudah lama meninggal,, mereka 4 bersaudara"! suami ku anak no 3 dan yang terakhir Iis,, hanya Iis yang tinggal bersama suami ku,, sedangkan kak oni" ngontrak jarak kontrakan nya pun tak jauh dari rumah yang aku tempatin,.. sedangkan teh Yani " entah di mana? bahkan aku belum pernah ketemu dia. suami ku dan Iis di asuh oleh bibik,, rumahan nya bersebalahan dengan rumah ini" hanya aku sedikit tak suka padanya,, suka ikut campur dalam rumah tangga ku.. entah rumah tangga ku menjadi seperti apa nanti jadinya" jika orang lain selalu ikut campur. KIB..." SAKIB...!! aku dan suami keluar untuk melihat siapa yang datang malam ini,, setelah pintu terbuka menapakan kan sosok pria, yang tak asing buat aku? ya" pria itu kak Sukma" dan kak Anto,,!! sue" sirak mah buka pintu KIB,, kikuk tah? aih sirak" ana ana wae.. mengkuh bengih lah" kikuk"! aku yang tau tau pembicaraan Meraka hanya diam,, memperhatikan Meraka,," eh " diandara ngerti gak kikuk? aku menggelengkan kepala"! ha ha ha.. rabi" sirak gak tau KIB? udah lah gak usah di bahas,, mana tahu gejrot nya? nih..." kak Sukma menyodorkan sebungkus tahu gejrot,, aku pun menerima nya.. " aku berlalu kedapur, sebagian aku taruh di piring sebagian, untuk ku"! tak lupa 3 gelas kopi aku buat,, untuk menemani ngobrol mereka"! " kehamilan ku ini sama sekali,, tak merasakan mual,, bahkan semua makanan aku makan tak ada mencoba aku keluarkan,, ada yang bilang kalau orang hamil" biasa nya suka mual,, makan gak enak? mencium bau yang menyengat gak bisa, tapi entah kehamilan ku ini tak merasakan apa pun. setelah aku selesai membuat kopi, aku" keluar untuk menyajihkan minuman dan tahu gejrot yang di beli tadi!! eh" Diandra kenapa? di keluarin tahu nya bukan nya kamu nyidam? kak kalau orang nyidam makan sedikit sudah puas,, hanya rasa pengen," kalau sudah makan ya sudah,, rasanya udah gak enak lagi"! ucapku! kak Sukma" dan kak Anto hanya manggut-manggut tanda mengerti,, aku pun kembali masuk ke dalam kamar! aku" selalu ingat dengan pesan ibu ku,, jangan ikut suami ngobrol jika ada tamu" katanya itu saru,,!! takutnya nanti di bilang istri, ikut campur urusan suami. "sayang, bangun yuk! ku usap pucuk kepala suami ku" untuk membangunkan nya, " yank, udah aku bikinin kopi Ayuk bangun" nanti kesiangan? "hmmmmm.. iya, sayang aku bangun. " cup , suami ku mendarat kan ciuman di pipi nya,, dan berlalu masuk kekamar mandi. aku hanya bisa menggelengkan kepala! aku, pun menyiapkan pakean kerja untuk suami. aku terjingkat saat merasakan" sentuhan tangan melingkar di pinggang ku. masih pagi sayang, jangan nakal" ini udah siang, buruan ganti baju? setelah itu kita sarapan bareng. " hari ini masak apa " sayang? ayam kecap, udah buruan ganti baju habis itu sarapan kita.iya ,sayang kuh. " aku pun pergi meninggalkan suami di kamar, berlalu kedapur untuk menyiapkan piring untuk maka. ,sayang" nanti pulang kerja mau di belikan apa? gak mau apa" yank! mau nya kamu? udah pinter gombal ya. biarin sama suami ini kok, gak sama yang lain. "Iis , sarapan bareng sini? makasih teh, Iis" udah beli nasi uduk, gak baik is tiap hari beli nasi uduk! gak bosen apa tiap pagi makan nya nasi uduk? tak ada sepatah kata yang keluar dari mulut" iis, berlalu pergi. "yank, maaf ya bukan nya aku ngatur rumah tangga adik kamu Iis, cuman kan gak baik juga! kalau tiap hari anak dan suami di kasih sarapan nasi uduk? "ya , gak papa yank! lagian aku juga sudah capek ngomongin Iis, tak mau denger omongan a'a nya ini. "Iis apa jadi kerja yank? gak tau! kalau kerja leha sama siapa? paling di titipin sama mertuanya. aku hanya manggut-manggut. Diandra dan Umar sudah selesai sarapan pagi, kini tinggal menunggu Sukma untuk menjemput sang suami kerja, ya" begini kalau tak punya kendaraan sendiri, mau kerja nunggu Tebengan. tak lama yang di tunggu pun datang! masuk" suk! ngupi dulu? gak, KIB "udah kupi tadi, mau terus tah? ya, Ayuk kalau mau terus suk? Lo udah sarapan tahun? sudah suk, Ayuk kalau mau berangkat. "sayang, iya.... aku yang masih di kamar, mendengar di pangil suami" tergopoh-gopoh keluar kamar. udah mau berangkat yank? iya, tangan ku aku uluran ke arah suami, mencium punggung tangan suami ku" aku berangkat kerja dulu ya? iya, sayang hati-hati kerja nya " yank! tentu itu sayang. assalamualaikum... walaikumsalam! " setelah kepergian suami, di susul dengan Iis dan suami yang berangkat kerja, " teh kita pergi dulu ya! iya is. kini tinggal aku sendiri di rumah, hhuuuu" jenuh juga lama-lama di rumah sendiri kek gini ya, tiapa hari temen cuman televisi, gerutuku. oh, iya aku kan punya pisang muli, kok Sampek lupa gini sih aku ya? ku ambil pisang muli yang aku simpan di dapur, tak lupa segelas kopi untuk menemani! belajar nulis novel ah, mumpung sepi gak ada orang di rumah. lalu aku buka aplikasi f***o' aku belajar menulis cerita di sana, awal cerita aku hanya menuliskan" kisah hidup ku. udah dapat seribu kata, aku pun berniat untuk istirahat. tubuh sudah terasa lelah. " ini apa ya yang keluar dari bawah? kan aku lagi hamil gak mungkin donk aku datang bulan! rasanya hati ini tak karuan jika hal yang tidak di ingin kan akan terjadi.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD