"Lain kali, kalau melakukan sesuatu, pikirlah dulu matang-matang. Karena, pikiran sesaat tidak akan berbuah baik! Itu akan membahayakan nyawamu!" David yang masih setengah shock itu hanya termenung di tempatnya. Kalau saja dirinya tidak cepat ditolong tadi, ia pasti sudah tidak akan selamat lagi. Tetapi, karena masalah ini pun, apa yang David lakukan akhirnya diketahui orang lain. Padahal, David tidak ingin siapapun tahu karena dirinya tengah mengalami krisis kepercayaan. Ia tidak bisa dengan mudah mempercayai siapapun. "Jangan gegabah, Dave. Kau bertaruh nyawa!" ocehnya lagi sambil membersihkan luka di tangan kanannya karena David yang diseret ke lantai atas ternyata sedikit memberontak dan membuat tangannya terluka. "Kau dengar tidak apa yang sedang kukatakan? Perasaan, kau tidak mem

