Beberapa hari telah berlalu semakin mendekati hari pernikahan Lyra dan Atlas. Di waktu Atlas yang senggang, lelaki itu menyempatkan waktu untuk mempersiapkan dekorasi untuk pernikahan mereka berdua. Karena Atlas tidak tega jika Lyra harus mengurus semuanya sendiri. “Sayang, kamu udah kasih tau ownernya belum?” tanya Atlas, ketika Lyra masuk ke dalam mobilnya. “Udah kok tadi,” jawab Lyra, dengan senyum manis di wajahnya. “Ya sudah kalau begitu, mau berangkat sekarang?” Atlas tidak bisa berpaling ketika menatap Lyra, bagaimana tidak, gadis itu terlihat sangat cantik dan anggun hari ini. Lyra mengangguk, “Iya, ownernya udah nungguin soalnya.” “Oke, kita berangkat.” Atlas melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang membelah jalanan yang tidak terlalu padat karena sudah lewat jam berangkat

