Tanda Tanya

1125 Words

“Ethan bisa aja,” ujar Lyra, tersipu malu. “Nanti pulang sekolah kita makan bareng di restoran ya.” Ethan mengedipkan matanya sebelum lelaki itu pergi. “Lo yakin mau makan bareng sama dia?” tanya Thea, sambil menatap Lyra serius. “Lyra juga nggak tau,” jawabnya, sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Memang benar Ethan adalah laki-laki tampan di sekolah, tetapi ketampanan itu tidak membuat Lyra tertarik kepada Ethan. Untuk apa wajah rupawan, tetapi kelakuan seperti orang tidak pernah mendapatkan didikan. “Gue harap lo nggak ikut makan siang sama dia,” ucap Thea, sambil mengambil buku pelajaran yang ada di dalam tasnya. Lyra hanya diam tidak merespon ucapan temannya itu. Gadis itu pun ikut mengeluarkan buku pelajaran yang akan menjadi materi pagi ini. Pada saat Lyra sedang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD