Davino masih mencoba untuk mengusap air matanya yang sejak tadi tiada henti. Hal yang membuat Dennis, Darel serta Farel mendengus kesal. "Lihat, lihat! Dia menguap! Astaga, anakku menguap, Farel! Lihat!" Davino berkata heboh sembari menarik Farel agar melihat putrinya di ranjang bayi. "Apa kau tidak pernah melihat anak bayi menguap, tuan Davino? Kau benar-benar menyedihkan!" cibir Dennis yang menyedekapkan kedua lengannya. Davino mengabaikannya. Mengabaikan semua cibiran dari ketiga laki-laki yang berada di ruangan istrinya. Sama seperti Davino, Veroniccha pun masih meneteskan air matanya sembari mengelus pipi tembam putrinya yang berada pada gendongnya. Sudah dua hari kedua putri mereka terlahir di dunia. Dan dua hari itu pula keduanya masih meneteskan air mata saat menatap kedua putr

