Bab 22

1186 Words

Pagi yang cerah. Dian terbangun dengan perasaan begitu ringan. Wanita itu menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 6 pagi. Mata Dian melirik ke sebelahnya dan mendapati suaminya sedang tertidur lelap di sampingnya. Semalam sewaktu Dimas pulang mungkin Dian sudah tertidur nyenyak sekali sehingga tidak menyadari bahwa suaminya itu pulang. Dengan pelan-pelan Dian turun dari atas tempat tidur dan melangkah menuju ke kamar mandi. Beberapa saat kemudian wanita itu telah selesai mandi dan bersiap dengan pakaian rapi. Dimas tampak masih tidur dan Dian juga tidak tega membangun suaminya itu yang tampaknya benar-benar kelelahan. Dian putuskan untuk berangkat ke sekolah dengan naik taksi saja nanti. Wanita itu lalu keluar dari dalam kamar dan mendapati Marni telah sibuk di dapur sedang memasa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD