H2 - 19

1581 Words

Setelah sepanjang perjalanan keduanya tidak berbicara sepatah kata pun. Maka, saat mereka tiba di apartemen pria itu, tif melempar dan mengistirahatkan badannya ke sofa lalu memejamkan mata. Menghindari pembicaraan apa pun yang akan terjadi dengan pria itu. Regan menatap wanita itu dari atas sofa. “Lain kali, jika kamu berbohong lagi aku tidak akan mengijinkanmu keluar dari apartemen ini.” Pria itu memperingati. Mata tif terbuka, pandangan matanya bertemu dengan mata pria itu yang sedang menyipit ke arahnya. “Kenapa, kamu mau mengurungku lagi seperti waktu itu?” Tif tertawa miris mendengar perkataan pria itu. Regan menundukan badannya di atas tif. “Aku tidak main – main. Aku bisa menganggap kamu melanggar aturan saat ini.” “Pasal yang mana? Aku tidak berbohong. Aku tidak mengerti kenap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD