Tif mengetahui kabar dari Ninuk bahwa suaminya tadi siang menjemput Dove dari child care. Sambil menyuapi anaknya dengan snack malam sebelum tidur, Tif iseng bertanya pada Regan yang sedang menggendong Dove di pangkuannya. “Emangnya pak Iman tadi kemana, kok kamu yang jemput Dove?” Regan mengedikkan bahunya. “Ada. Kasian aja, ini hari pertama kamu ngga di rumah. Dove pasti sedih pulang ke rumah ngga ada kamu.” Tif tersenyum lalu menunduk menatap Dove. “Sayang, tadi seru main di sekolahnya?” Alih – alih menyebutnya Child Care, Dove lebih mudah menyebutnya sekolah. Anak itu mengangguk. “Ada banyak mainan, mommy.” Regan merengut mendengar itu. “Sayang, mainanmu juga sudah banyak di rumah.” Dove mendongak pada Regan sambil mengerutkan keningnya. “Tapi di sana banyak teman dan teacher.” “G

