Kotak-kotak bingkai terpajang rapi berdampingan di samping TV LED, tak lupa beberapa mini landmark menambah kesan artistik di ruang tamu. Senyum kecil terbentuk dari bibir mungil Dian. Dia memandang kagum foto-foto Gilang bersama sahabat dan orang tuanya. Ada satu foto yang membuat Dian kagum. Gilang berpose setengah jongkok di barisan paling depan bersama teman-teman Bule, di belakangnya anak-anak Somalia tersenyum gembira memegang mainan di tangan mereka. Ada satu perempuan cantik berdiri dekat Gilang. Rambutnya hitam lurus panjang terikat satu, kulit putih mulus, bibirnya merah cerah. Raut wajah perempuan yang familiar bagi Dian. Tapi, siapa ya perempuan ini ? "Hey, udah selesai ?" sapa Gilang dari belakang. "Oh, udah....udah...." terpecah lamunan Dian.

