BORNEO 1

1771 Words

            Semilir angin berhembus menggoyangkan dedaunan di atas pohon. Sedikit hembusan angin menembus serat-serat kain baju, menurunkan peluh yang bergantung di dahi. Sinar terik matahari jam sembilan pagi sungguh menusuk mata, rasa panasnya pun seakan mencubit-cubit kulit. Secarik kertas menutup ujung alis, menghalau sinar matahari. "Ugh, panas sekali tempat ini !" keluh Dian dalam hati.             Pakaian kemeja dilapisi rompi safety, kepala dilindungi helm, dan sepatu boots membungkus kakinya. Semua itu semakin membuatnya gerah.             Sekitar seratus meter di hadapan Dian, berdiri kokoh tiga buah tabung raksasa berwarna putih bersih menjulang tinggi ke atas langit biru. Akhirnya, selesai sudah proyek pabrik baru di Kalimantan. Lahan ini, akan menjadi tempat penambangan bar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD