Dreeet…..dreeet….. handphone Dian bergetar di atas meja. Incoming video call Gilang ! "Halo … !" Dian melambaikan tangan. Muka bantal mengucek-kucek mata, dia masih berbaring di atas kasur. "Halo selamat pagi, Nyonya …. " Sapa Gilang meledek. Dian tersenyum seraya bangkit dari kasur. Dibawanya handphone itu ke depan wastafel. Dia mencuci muka sambil mendengar ocehan Gilang. Bertanya tentang kegiatan mereka di Villa, dan memastikan Dian baik-baik saja. "Mana Dimas, nggak keliatan ?" Dian beranjak menuju ruang tamu. Dimas sedang tidur di sofa depan televisi. Dia tertidur lelap mendengkur sambil memeluk bantal. "Dim… Dim…," Dian menggoyangkan bahu Dimas. "Hmmm… masih malam tau, ngapain sih !" Dimas merasa terusik. "Ih udah pagi tau ! Melek makanya," Dian mencubit g

