BERBAGI WAKTU

2149 Words

            Lorong sepi di lantai paling atas gedung diawasi kamera pengintai. Sepanjang lorong menuju ruang komisaris dihiasi berbagai piagam dan penghargaan di sisi kiri-kanan. Bukan sembarang orang memasuki area ini. Hanya orang-orang berkepentingan dan para tamu undangan.              Terhenti Gilang, lalu mundur satu langkah bersembunyi di balik sekat tembok. Dia melihat Pak Nugie dan Rian keluar dari ruangan Bu Retno. Mereka tampak gugup celingak-celinguk keluar dari ruangan itu. Terlihat mereka berdiskusi bisik-bisik sambil berjalan menuju pintu lift.              "Apa yang mereka lakukan di ruangan mama ?" Gumam Gilang dalam hati. Mengingat dari garis organisasi, mereka tidak ada hubunganya untuk bicara langsung. "Kalau urusan pekerjaan kan bisa tanya aku ! Kenapa mama panggil me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD