"Kamu berani tampar wajah aku? Orang tua kandung aku aja nggak pernah berani buat cubit dan bahkan tampar aku. Siapa kamu berani kayak gini?" Sarah berteriak marah dengan memegang pipinya. Wajahnya memerah seolah ingin menelan Olivia hidup-hidup karena sudah berani menamparnya apalagi di depan teman-temannya yang juga terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Olivia barusan. "Itu karena orang tua kamu nggak punya pikiran buat mendidik kamu biar bisa menjadi manusia yang utuh. Kelakuan kamu itu seperti hewan, enggak tertata dan terdidik. Nggak salah kalau aku sebagai kakak sepupu kamu mendidik kamu 'kan?" Olivia berucap dengan amarah yang masih berkobar di hatinya. Siapapun boleh menghinanya tapi bukan berarti ia akan diam saja ketika orang-orang yang ia sayangi harus diejek. Terutama n

