pasca melahirkan firsa sangat perhatian kepada jihan, ia selalu mendatangi mension ketika dirinya tak ada kegiatan dan lagi-lagi rani tidak suka melihatnya, walau begitu rani lebih memilih diam. "mas lebih sayang sama jihan di banding aku ya?" tanya rani tiba-tiba. "kenapa kamu tanya begitu?" tanya firsa balik seraya mengangkat satu alisnya. "tolong jawab aja mas" pinta rani. firsa diam dan itu membuat rani menghembuskan napas kasar. "aku minta mas jujur, kenapa mas bisa se sayang itu sama jihan?" tanya rani lagi. "firsa masih terdiam. "mas" panggil rani lagi. "oke-oke, aku akan jujur" ucap firsa. firsa menarik dan menghembuskan napas untuk menenangkan dirinya. "setelah aku bilang hal ini, terserah kamu mau lanjutin hubungan kita apa gak" ucap firsa. "maksud mas apa?" tanya rani

