Sapu Tangan Biru

1573 Words

"Aku tidak apa-apa. Seharusnya aku yang bertanya padamu! Lukamu ini cukup serius!" Sisil merigoh tasnya mengambil sapu tangan kesayangannya untuk ia lilitkan ke tangan Rendra. Setidaknya dapat menghentikan pendarahan pada luka itu. Rendra melihat bagaimana Sisil mengikat sapu tangan berwarna biru muda itu di tangannya dengan raut wajah penih kekhawatiran. Sisil yang tengah fokus mengikat sapu tangan itu, mata Rendra terus mengamati wajah Sisil sedekat ini. Wajah yang di penuhi oleh keringat yang bercucuran. Kening yang berkerut, sorotan mata tak terbaca dari mata bening Sisil, membuat semua itu terpatri jelas di manik mata Rendra. Larut dalam suasana yang mendebarkan jantungnya, mereka tidak menyadari ada bahaya lagi dari belakang Rendra. Bersyukur dari cahaya dari tiang lampu di sana m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD