Ayahmu Memiliki Hutang!

1501 Words

"Berdirilah," ujar Melani, ia membantu Sisil untuk bangkit dari bawah sana. Telapak tangan Sisil terkena pecahan kaca. Sisil pun kembali berdiri."Kau tidak apa-apa?" Sisil menggeleng pelan. Setelah memastikan keadaan Sisil, Melani melirik tajam di sertai dahi yang berkerut pada Syila."Ini semua tidak sepenuhnya kesalahan temanku! Kau juga seharusnya berjalan hati-hati! Perhatikan langkahmu! Kau pikir aku tidak melihat, siapa yang bersalah di sini? Dengan lantangnya kau malah memaki temanku! Menyalahkan dia sepenuhnya!! Jika dia tidak bisa membeli gaun yang kau pakai, maka kau juga tidak pantas memakai gaun berharga semahal apapun. Karena hatimu jauh lebih rendah dari pada sampah!" "Apa kau bilang?!" Syila tidak bisa mendengar hinaan untuk dirinya itu. Telinganya memanas, mendengar dirin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD