Ide Gila

1329 Words

"Ayah punya hutang?" tanya Sisil pelan, ia tercenung. Seberapa hutang sang ayah pada paman Jono? Apa sebegitu pentingnya peran lelaki di hadapannya itu pada keluarganya? Sehingga Sisil merasa terikat dengan segala yang di lakukan paman Jono. Telinganya tidak bisa mendengar setiap kebaikan yang ia lakukan, harus di bahas terus menerus. "Ya! Hutang ayahmu 100 juta. Kenapa? Kau mau bayar? Seumur hidupmu bekerja di sini, tidak akan mampu melunasi hutang ayahmu! Belum juga sempat kau cicil, malah membuat rugi di restauran ini!" Sisil kehabisan kata-kata. Ia tidak mungkin dapat melunasi hutang sang ayah dalam waktu dekat. Seratus juta bukanlah jumlah yang sedikit. Sisil sendiri juga tidak tahu, kapan dapat melunasi hutang sebanyak itu. "Aku janji, cepat atau lambat aku akan melunasi hutang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD