Hewan Kecil

1215 Words

Sisil telah sampai di kediaman paman Jono. Meski dia masih kesal atas apa yang ia lalui hari ini, Sisil tetap untuk memilih pulang. Tadi Melani mengajak Sisil untuk menikmati hasil gajinya sedikit bersenang di luar sana. Melupakan sejenak apa yang di rasakan Sisil, meski Melani tidak tahu apa penyebabnya. Namun, Sisil menolak untuk tidak kemana-mana. Ia lebih memilih pulang cepat, dan tidak ingin mengulur waktu lagi. Dia sudah tidak bersabar, untuk melihat reaksi Tante Liana. Sisil telah tiba di rumah nam megah itu. Saat ia baru saja hendak melangkah ke dalam rumah, Tante Liana keluar dari mobil yang baru saja di berhentikan. Di balik kaca hitam dengan bingkai putih elegan, Tante Liana melihat senyuman Sisil mengembang menyambut wanita itu. Dahi Tante Liana berkerut, senyuman gadis itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD