Setelah meninggalkan ruang perawatan Mila aku mulai menemukan kesadaran baru dalam diriku, kesadaran bahwa dendam itu tidak bisa dipelihara selamanya karena akan menimbulkan noda di hati kita. Aku tahu tindakanku ketika mengampuni wanita itu, aku tahu bahwa dia telah menyakitiku di titik sampai aku nyaris tidak sanggup melanjutkan hidupku. Aku yang pernah begitu bahagia dalam rumah tanggaku, aku yang pernah merasa jadi satu-satunya wanita dalam hidup suamiku, tiba-tiba hancur begitu saja. Ibarat burung yang terbang tinggi di angkasa, tiba-tiba patah sayapnya, aku terhempas dan jatuh mengenaskan. Mila menghancurkan hidup dan mematahkan impianku. Tidak cukup di bagian perselingkuhan saja, Wanita itu telah memastikan bahwa suamiku menceraikan diri ini dengan fitnah yang begitu kejam. Saa

