84

1030 Words

Lama aku terdiam untuk memilih kosakata yang baik demi menjawab perkataan mantan istriku, tapi rasanya, apapun diksinya, itu tidak akan pantas melawannya, sebab dia satu derajat berada lebih tinggi di atasku. "Apa Anda luang?" tanyanya dengan Formal, kalimat anda dan perkataan-perkataan resmi lainnya terdengar asing di telingaku seperti kepura-puraan yang dipaksakan, namun aku harus tetap berjalan dalam koridor tersebut. "Iya, Nyonya." "Tolong belikan saya kopi dan croissant!" Dia memerintahkan diriku dan itu langsung membuatku tercengang. Meski ia bebas memerintah tapi aku adalah kepala gudang, diantar banyak pilihan orang-orang yang bisa disuruh seperti para office boy dan tukang bersih bersih, kenapa harus aku yang disuruh membeli kopi. "Baik nyonya Saya akan minta staf untuk belik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD