Kevin, sosok yang dulu kucintai lalu kemudian berpaling dariku dan meninggalkan diri ini. Dia menikah dan beralih pada kehidupan baru meninggalkan begitu banyak tumpukan penderitaan dalam hidupku. Saat aku mulai berubah dan menemukan jodoh yang lain, dia malah bergantung hidup kepada kami. Aku yang masih dalam luka-luka dan sakit hati berkepanjangan, berjuang sekuat tenaga dengan dukungan suami dan keluarga, untuk memaafkannya. Sampai akhirnya aku ikhlas bahwa semua kejahatan yang ia lakukan, lalu kuanggap itu sebagai penguji keimananku, penguji kesabaranku di mana semua itu akan berbuah manis pada waktunya. Ya, itu memang hikmah yang baik dan berbuah manis bahkan sangat manis. Aku tunggu menjadi wanita yang penuh keikhlasan dan semakin mencintai perjalanan hidup dan Tuhanku. Namun,

