71

1079 Words

Tiga jam duduk di depan meja rias membuat punggungku hampir patah. Usai memastikan riasan mereka membantuku mengenakan kebaya, memasang sanggul dan hijab di kepala serta memastikan kembang goyang agar tidak copot. Sebagai sentuhan terakhir, mereka memasangkan kerudung pengantin yang panjangnya menjulang sampai 3 meter, di belakang kembang goyang kerudung itu disematkan. Kupikir itu berlebihan, tapi itu adalah permintaan Mas Fadli agar semua orang melihat betapa cantik dan anggunnya sang pengantin. "Masya Allah Cantiknya," ujar ibuku dengan Bu bola mata yang menggenang kaca-kaca. "Iya, kayak bukan Fatiya." "Bolehkah saya melihat diri saya sendiri?" "Tentu!" Asisten make up artist membantuku untuk berjalan ke kaca yang lebih besar. Melihat diri ini memakai kebaya kutu baru dengan ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD